Jenis-Jenis Website Berdasarkan Fungsi

Jenis-Jenis Website Berdasarkan Fungsi

Tersedia berbagai cara untuk membuat website. Setidaknya Anda bisa membangun website dengan tiga metode, yaitu menggunakan CMS, website builder, atau kode.

blank

•          Website toko online. Inilah jenis website bisnis untuk menjual produk secara online. Baik untuk produk barang, produk digital atau jasa. Bisnis online tak dapat lagi dipandang sebelah mata karena pertumbuhannya sangat pesat. Tidak hanya itu, membuat toko online juga cukup mudah, bahkan bagi pemula.

•          Blog atau website pribadi. Blog merupakan jenis website yang mengutamakan update informasi. Tak heran, blog secara umum menampilkan informasi terbaru di bagian paling atas. Sebuah blog bisa digunakan oleh pribadi maupun bisnis. Keutamaan dari blog adalah kemudahan untuk membangun engagement berkat adanya kolom komentar.

•          Website portofolio. Website portofolio digunakan untuk membangun identitas online secara profesional. Dengan memajang karya Anda di website, akan semakin mudah bagi orang di seluruh dunia mengetahui keahlian Anda. Website portofolio penting bagi Anda yang bekerja di perusahaan maupun pekerja lepas (freelancer).

•          Situs berita. Sesuai namanya, situs atau website berita merupakan jenis website yang berisi artikel berita terbaru. Bisa digunakan untuk menampilkan berita di wilayah tertentu atau topik khusus. Jadi, tidak perlu menunggu menjadi media besar untuk memiliki situs berita ini. Kuncinya, menghadirkan informasi aktual dan kredibel.

•          Website forum. Website forum bisa menjadi wadah berbagi informasi bagi sebuah komunitas secara online. Mulai dari komunitas otomotif, teknologi hingga penggemar kuliner. Jika Anda memiliki komunitas yang anggotanya berasal dari berbagai wilayah, membuat sebuah website sebagai forum berbagi sangatlah tepat.

1.   CMS

blank

Metode pertama adalah cara yang paling populer, yaitu menggunakan Content Management System (CMS). CMS adalah perangkat lunak atau sistem yang digunakan untuk membuat dan mengatur konten digital.

Anda bisa membuat website dengan cepat dan mudah menggunakan CMS. Beberapa CMS yang paling banyak digunakan adalah WordPress, Joomla!, dan Drupal.

Dari ketiga CMS populer tersebut, WordPress adalah yang paling mudah untuk dioperasikan. Selain mudah dioperasikan, WordPress juga merupakan pemegang market share terbesar CMS dengan angka 59.9 persen.

blank

Artinya lebih dari separuh pengguna CMS adalah pengguna WordPress. Artinya Anda akan lebih mudah untuk mendapatkan tips dan tutorial WordPress. Selain itu, banyak pengembang WordPress yang menyediakan plugin yang mempermudah Anda menambah fitur di website.

Anda bisa menggunakan WordPress hosting untuk membuat jenis website apa saja dari, website perusahaan, website toko online, sampai blog atau website pribadi. Perusahaan besar pun banyak yang menggunakan WordPress. Beberapa di antaranya adalah  

Meskipun membuat website dengan CMS termasuk mudah, Anda tetap perlu mempelajari cara penggunaannya. Masing-masing CMS mempunyai cara kerja yang berbeda. Namun, jika Anda menggunakan WordPress, kesempatan belajar Anda akan lebih mudah karena tersedia banyak tutorial WordPress di internet seperti yang sudah disebutkan sebelumnya.

2.   Website Builder

blank

Jika Anda ingin cara membuat website yang lebih mudah lagi, Anda bisa menggunakan website builder. Website builder adalah platform yang membantu Anda membuat website dengan cepat, tanpa perlu memahami coding atau kemampuan desain sama sekali.

Website builder cocok untuk Anda yang ingin membuat website dalam waktu singkat, tidak mempunyai kemampuan teknis dan tidak ada waktu untuk mempelajarinya. Beberapa contoh website builder populer adalah Wix, Site Builder, dan Weebly.

Kelebihan dari website builder adalah pengguna mendapatkan paket lengkap membuat website, dari hosting, domain, hingga pilihan template. Pengguna hanya perlu mengganti konten sesuai yang diinginkan dan bisa dibantu oleh support dari penyedia website builder.

3.   HTML dan CSS

blank

Jenis website berdasarkan platform yang terakhir adalah website yang menggunakan HTML dan CSS. Masih ingat jenis website di awal artikel ini? Betul, website statis. Biasanya website statis dibuat menggunakan metode ini.

Metode membuat website terakhir ini memerlukan pengetahuan tentang coding dan pemrograman menggunakan HTML dan CSS. Anda bisa membuat kode untuk website menggunakan software seperti Notepad++, Text Wrangler, atau Sublime Text.

Baca Juga : Jenis Website Berdasarkan Fungsi

Share on Facebook Share on twitter
Related Posts
Leave a Reply

Your email address will not be published.Required fields are marked *

Hubungi Kami